Padang, 14 Februari 2026 — Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola institusi yang profesional dan bermartabat dengan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula LLDIKTI Wilayah X ini diikuti oleh 100 peserta dari Sumatera Barat dan Jambi selama dua hari, 12–13 Februari 2026.
UNIDHA diwakili oleh Kepala Humas, serta Sekretaris Rektor, yang hadir untuk memperdalam pemahaman tentang standar nasional keprotokolan serta penguatan manajemen acara resmi di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber nasional, antara lain Sandra Erawanto (Widyaiswara Kemensetneg/Pakar SIAP Indonesia) dan M. Arifin Habibillah (Ketua Tim Kerja Keprotokolan Kemdiktisaintek), yang membahas secara komprehensif prinsip dasar keprotokolan, tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, hingga simulasi pengelolaan acara resmi seperti wisuda, penandatanganan MoU, pelantikan pejabat, dan dies natalis.
Dalam materi yang disampaikan, peserta dibekali pemahaman bahwa keprotokolan bukan sekadar teknis pengaturan kursi atau susunan acara, tetapi merupakan representasi simbolik dari marwah dan kredibilitas institusi. Berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari etika komunikasi formal, ketepatan penyebutan gelar dan jabatan, manajemen waktu, hingga mitigasi risiko dalam pelaksanaan acara resmi. Simulasi yang dilakukan juga melatih peserta dalam menghadapi skenario krisis, seperti keterlambatan pejabat VIP, gangguan teknis, hingga perubahan mendadak dalam susunan acara.
Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., menyampaikan apresiasi atas partisipasi UNIDHA dalam kegiatan ini. “Keprotokolan adalah wajah institusi. Profesionalisme dalam tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan mencerminkan kualitas manajemen dan kepemimpinan perguruan tinggi. Partisipasi UNIDHA dalam Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap kegiatan resmi kampus berjalan tertib, bermartabat, dan sesuai regulasi nasional,” ungkap Rektor. Beliau juga menegaskan bahwa penguatan kapasitas humas dan protokol menjadi bagian penting dalam menjaga reputasi UNIDHA sebagai perguruan tinggi swasta yang kredibel dan adaptif terhadap standar tata kelola nasional.
Sementara itu, Kepala Humas UNIDHA, Irsyad Shabri, S.Hum., M.Hum., C.Tm., menyampaikan bahwa materi yang diperoleh sangat relevan dengan kebutuhan institusi. “Kami mendapatkan penguatan pemahaman tentang pentingnya integrasi antara tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan. Selain itu, simulasi yang diberikan membuka wawasan kami tentang pentingnya manajemen risiko dan penyusunan SOP keprotokolan yang lebih sistematis. Ke depan, UNIDHA akan melakukan penguatan internal agar standar keprotokolan semakin profesional dan seragam,” ujarnya.
Kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan serta Permendikbudristek Nomor 42 Tahun 2022, yang menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan acara resmi di lingkungan pendidikan tinggi.
Melalui partisipasi aktif dalam Bimtek ini, UNIDHA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperkuat citra institusi, serta menjaga marwah akademik dalam setiap kegiatan resmi yang melibatkan pemangku kepentingan internal maupun eksternal (irs).
#UNIDHA #BimtekKeprotokolan #LLDIKTIWilayah10 #HumasUNIDHA #TataKelolaInstitusi #PTSProfesional #KeprotokolanPTS #DiktisaintekBerdampak #UNIDHAMaju #KampusBermartabat
Kepala Humas Universitas Dharma Andalas



