Padang, 24 Agustus 2026 — Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) dan Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Sumatera Barat resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan lembaga yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua institusi untuk mengembangkan kerja sama yang memberikan manfaat nyata, baik dalam bidang pendidikan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun berbagai kegiatan kelembagaan lainnya yang dapat dikembangkan bersama sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing pihak.
Dari pihak YARSI Sumbar, kerja sama ini berada dalam semangat pengembangan kelembagaan YARSI yang menaungi berbagai unit pelayanan kesehatan dan pendidikan di Sumatera Barat. YARSI Sumbar sendiri saat ini menaungi jaringan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina serta lembaga pendidikan, termasuk Universitas Mohammad Natsir di Bukittinggi.
Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan YARSI Sumbar memiliki nilai strategis karena mempertemukan kekuatan perguruan tinggi dengan pengalaman dan jaringan kelembagaan YARSI dalam bidang pelayanan kesehatan dan pendidikan. “Kami menyambut baik terjalinnya kerja sama antara UNIDHA dan YARSI Sumbar. MoU ini bukan sekadar dokumen kerja sama, tetapi menjadi pintu masuk untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang konkret dan memberikan manfaat bagi kedua institusi serta masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Prof. Novesar.

Rektor menambahkan, UNIDHA terbuka untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Menurutnya, perguruan tinggi perlu terus membangun jejaring dengan berbagai lembaga dan dunia kerja agar proses pendidikan dapat semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. “InsyaAllah, dengan semangat kolaborasi dan saling mendukung, kerja sama ini dapat melahirkan program-program yang konkret. Kami berharap ke depan tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kegiatan bersama yang memberikan dampak bagi mahasiswa, dosen, tenaga profesional, dan masyarakat,” tambahnya.
Terjalinnya kerja sama antara UNIDHA dan YARSI Sumbar sekaligus menjadi bagian dari upaya UNIDHA dalam memperluas jejaring kelembagaan dan membangun kemitraan yang produktif. Melalui implementasi kerja sama yang berkelanjutan, kedua pihak diharapkan dapat saling memperkuat kapasitas dan menghadirkan inovasi dalam bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan SDM (irs).
#UNIDHA #UniversitasDharmaAndalas #YARSISumbar #KerjaSamaUNIDHA #MoU #KolaborasiPendidikan #PengembanganSDM #PendidikanTinggi #TriDharmaPerguruanTinggi #Penelitian #PengabdianKepadaMasyarakat #SinergiKelembagaan #UNIDHAMaju #BanggaUNIDHA
Kepala Humas Universitas Dharma Andalas



